Rabu , Maret 4 2026

FSH UIN Sultan Syarif kasim Riau Benahi Data! Rapat Sinkronisasi PDDIKTI Jadi Momentum Penguatan Tata Kelola Akademik

Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sultan Syarif Kasim Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola akademik yang profesional dan berbasis data. Pada Rabu, 18 Februari 2026, FSH menggelar Rapat Sinkronisasi Data PDDIKTI di Ruang Rapat Lantai 3 FSH. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh data akademik yang terlapor pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) akurat, valid, dan selaras dengan sistem nasional.

Rapat ini dihadiri langsung oleh pimpinan fakultas, para Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi (Sekprodi), serta Pendamping Mutu Prodi se-lingkungan FSH. Kehadiran lengkap unsur pimpinan dan pengelola program studi memperlihatkan semangat kolaborasi dan keseriusan dalam memperkuat budaya kerja berbasis akurasi data.

Turut hadir sebagai narasumber, Purwanto, S.Kom., M.Tr.Kom, Pranata Komputer Ahli Muda dari Bagian Akademik UIN Suska Riau. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa ketelitian dalam proses pelaporan dan sinkronisasi menjadi kunci agar tidak terjadi mismatch antara data internal program studi dan sistem nasional.

“Validasi data mahasiswa aktif, lulusan, beban kerja dosen, hingga aktivitas pembelajaran harus dilakukan secara berkala dan terintegrasi dengan sistem informasi akademik. Ketepatan data adalah fondasi utama dalam mendukung akreditasi dan pelaporan kinerja institusi,” jelasnya dengan tegas.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Maghfirah, MA**, dalam arahannya menekankan bahwa sinkronisasi data bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari strategi besar peningkatan mutu fakultas.

“Data adalah wajah institusi di tingkat nasional. Jika data kita kuat, valid, dan terkelola dengan baik, maka kredibilitas fakultas juga akan semakin kokoh. Kita ingin FSH tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tertib dan presisi dalam tata kelola,” tegas beliau penuh semangat.

Senada dengan itu, Wakil Dekan I FSH, Muhammad Darwis, SHI., SH., MH**, menambahkan bahwa sinkronisasi dan validasi data harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.

“Sinkronisasi PDDIKTI bukan pekerjaan sesaat. Ini adalah proses yang harus menjadi budaya kerja. Ketika data terintegrasi dengan baik, maka pengambilan kebijakan akan lebih tepat, terukur, dan berdampak nyata bagi kemajuan program studi,” ungkapnya.

Melalui rapat ini, FSH UIN Suska Riau menegaskan tekadnya untuk membangun sistem pelaporan yang rapi, transparan, dan akuntabel. Sinkronisasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kesiapan akreditasi, memperkuat pelaporan kinerja, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data. Langkah progresif ini menjadi bukti bahwa FSH tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada penguatan tata kelola institusi yang modern, adaptif, dan berdaya saing nasional.

Fakultas Syariah dan Hukum:
Berinovasi dengan Aksi penuh Cinta

About Dr. M. Alpi Syahrin, SH., MH Alpi